Showing posts with label Artikel Wisata. Show all posts
Showing posts with label Artikel Wisata. Show all posts

Monday, December 11, 2017

3 Tempat Liburan dan Objek Wisata Terbaru di Sumatera Barat

Libur telah tiba hore3 :), hai teman-teman kembali bersama admin dalam blog yang kita cintai ini, hari libur sekolah sebentar lagi, kalian pasti sudah ada rencana untuk pergi liburan mengisi hari-hari ya? atau masih belum?

Nah pas banget, kali ini admin posting artike tentang 3 Tempat Liburan dan Objek Wisata Terbaru di Sumatera Barat. Siapa tau bisa jadi referensi buat kalin semua ya, berikut penjelasannya:

1. Pulau Pasumpahan

Bagi teman-teman yang suka wisata di pantai atau ke pulau, bisa coba nih tempat wisata Pulau Pasumpahan.
Pulau Pasumpahan
Pulau Pasumpahan sumber foto Jinderapura
Pulau Pasumpahan atau Pasumpahan Island adalah sebuah pulau yang berlokasi di perairan kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pulau ini sudah menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi akan keindahan lautnya. Untuk menempuh pulau ini memakan waktu 10 menit dengan cukup dengan mengeluarkan biaya sekitar Rp. 35.000.

Apa saja sih objek wisata yang ada di sana? Pulau ini memiliki objek wisata pantai pasir putih dengan terumbu karang yang masih terjaga. Kawasan ekosistem terumbu karang yang indah. Selain dari terumbu karang berbagai jenis ikan karang/ikan-ikan hias juga sangat menarik untuk dinikmati oleh wisatawan. Di perairan Kota Padang ditemukan 21 jenis ikan kepe-kepe yang didominasi oleh Chaetodon trifascialis. Ada juga tempat bagi yang hobi snorkeling  atau menyelam. Banyak juga sih yang berkemah di pulau ini untuk menginap.

2. Laing Park
Ada lagi nih guys, tempat objek wisata baru di Solok Sumatera Barat, yang cocok untuk liburan keluarga. Wisata Laing Park namanya, berada Kota Solok yang sedang ramai dan populer dikunjungi wisatawan saat ini.

Tempat Wisata Laing Park
Tempat Wisata Laing Park sumber foto ranahminangholiday
Suasana yang alami, sejuk, dan dingin membuat pengunjung betah berlama-lama disini. Tidak hanya itu guys. Tentu objek wisatanya juga menjadi daya tarik wisatawan datang ke Laing Park ini, apa saja sih objek wisatanya?

Objek wisata yang menarik di Laing Park ini adalah rumah pohonnya. Dari rumah pohon kita bisa melihat daerah disekitar Lark Park dengan nyaman. Juga ada tempat duduk santai yang unik, ayunan, payung yang berjejer warna-warni, flyng fox, dan objek wisata lainnya. Waktu admin datang ke sini tidak dipungut biaya masuk, kecuali untuk biaya parkir mobil.

Bagi yang bawa anak-anak juga disediakan tempat bermainnya seperti perosotan, mobil-mobilan, sepeda, dan naik kuda ya tentunya ini tidak gratis alias bayar hehe. 

3. Wisata Sejarah Sawahlunto

Situs makam Belanda Sawahlunto
Situs makam Belanda Sawahlunto sumber foto http://www.viva.co.id
Nama Sawahlunto bagi orang Minang tidak asing lagi, namun tidak banyak orang yang tau bahwa daerah Sawah Lunto memiliki wisata sejarah yang wajib diketahui, Sawahlunto disebut sebagai kota bersejarah karena disana terdapat sejarah masa kejayaan tambang Batu Bara pada Masa penjajahan belanda dan sejarah penderitaan orang rantai. Sekarang ini masih banyak bangunan-bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri, seperti Silo dan Sizing Plant, Situs Makam Belanda, Masjid Agung Nurul Islam (1930), dan Museum Lubang Tambang Mbah Soero.
Silo dan Sizing Plant Sawahlunto
Silo dan Sizing Plant Sawahlunto sumber foto PortalKampung

Bagi kamu yang memiki jiwa traveler dan menyukai sejarah, tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat bersejarah ini untuk mengetahui bagaimana bentuk bangunan dan cerita tempat yang penuh dengan emosi ini.

Friday, April 21, 2017

5 Tari Minangkabau yang Terkenal di Nusantara Hingga Ke Luar Negeri

Sumatera Barat merupakan provinsi yang memiliki berbagai macam kebudayaan dan kesenian khususnya kesenian tari. Ada banyak sekali tari yang ada di Minangkabau, setiap tari memiliki makna dan tujuan yang berbeda. Tari di Minangkabau bisa dilakukan oleh perempuan dan laki-laki sesuai dengan fungsinya dan peranannya. 

Berikut adalah 5 Tari di Minangkabau yang terkenal baik di Indonesi hingga Luar Negeri:

1. Tari Piring
Tari Payung sumber foto Ruana Sagita
Pada Zaman Dahulu Tari piring ditujukan sebagai tari persembahan bagi para dewa atas hasil panen yang melimpah, Setelah masuknya agama Islam maka tarian ini berubah fungsi sebagai tontonan dan hiburan bagi masyarakat. Tarian ini dipertunjukan setiap kali ada acara hajatan sebagai hiburan semata. Tari piring merupakan tarian yang sudah terkenal di seluruh pelosok nusantara Indonesia sampai ke mancananegara seperti tari piring yang dibawakan oleh pelajar Indonesia di Universitas Jepang. 

2. Tari Pasambahan
sumber foto smanakrantau
Tari Pasambahan adalah salah satu seni tari tradisonal Minangkabau yang berkembang di berbagai daerah di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Tarian ini ditampilkan dalam acara penyambutan tamu dengan maksud sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu kehormatan yang baru saja sampai. Namun saat ini, tari pasambahan tidak hanya ditampilkan dalam acara penyambutan tamu, tetapi juga dalam seni pementasan dan pertunjukan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak. Banyak sanggar dan Universitas di Indonesia yang menampilkan tari pasambahan pada event-event kesenian.

3. Randai
 sumber foto Indojaya Holiday
Randai di tarikan oleh orang luar negeri. Randai dalam masyarakat Minangkabau adalah suatu kesenian yang dimainkan oleh beberapa orang dalam artian berkelompok atau beregu, di mana dalam Randai ini ada cerita yang dibawakan, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Randai ini menggabungkan gerakan silat, tari, drama, musik, dan lagu. Hal yang membuat kita tertarik pada Randai adalah bukan hanya pada ceritanya saja namun gerakan-gerakan yang kompak membuat tari ini begitu eksotis dipandu dengan “Hep tah tih, hheeeeeeeepppp ta!” . Randai terkenal sampai ke Mancanegara bahkan pernah di bawakan Mahasiswa University Of Hawaii, Manoa - Amerika Serikat.

4. Tari Payung
sumber foto Rumah Seni
Tari Payung dibawakan secara berpasangan. Tari payung adalah tarian yang melambangkan kasih sayang. Tarian ini dilakukan dengan menggunakan payung sebagai instrument pelengkap. Tarian yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat ini biasanya dilakukan oleh 3-4 orang penari yang dilakukan secara berpasangan antara pria dan wanita. Tari ini biasanya di iringi dengan lagu pengiring berjudul Babendi-bendi ke Sungai Tanang. Lagu ini menceritakan bagaimana senangnya melihat anak muda menari payung. Tarian romantis ini sudah banyak di pentaskan pada event kesenian di Indonesia, dan bahkan sudah pernah di pentaskan di luar negeri.

5. Tari Alang Babega
sumber foto Another Story
Gerakan Tari Alang Babega. Seperti falsafah Minangkabau Alam takambang jadi guru. Masyarakat Minangkabau zaman dahulu belajar dari alam. Sesuai namanya yaitu Alang babega, tari ini memiliki gerakan-gerakan yang menggambarkan gerak terbang burung elang yang berada di udara sehingga gerakan yang di timbulkan penarinya banyak melibatkan rentangan tangan dan menukik dengan meniru dari gerakann sayap elang, pada awal mulanya seperti terbang melayang, kemudian mengeluarkan gerakan yang lebih dinamis hingga gerakan tersebut mirip dengan burung elang yang sedang menyambar anak ayam yang berada di tanah.. Tari alang babega adalah salah satu tarian yaang dibanggakan para masyarakat Sumatera Barat, sehingga tak heran jika tari ini di pertunjukan di berbagai pentas baik di dalam Negeri sampai dengan ke luar Negeri.

Itulah artikel tentang 5 Tari Minangkabau yang Terkenal di Nusantara Hingga Ke Luar Negeri semoga bermanfaat.

Friday, April 14, 2017

5 GAMBAR PEMANDANGAN ALAM BUKITINGGI PADA MASA LALU

Hai teman-teman kembali lagi bersama Satitiak Jadikan Lauik, kali ini kita akan membahas bagaimana suasana pemandangan alam Minangkabau Bukittinggi (Sumatera Barat) saat masa lalu. 

Sumatera Barat termasuk daerah yang pernah dijajah oleh Belanda, ini dibuktikan dengan banyak peninggalan Belanda pada masa penjajahan dahulu, seperti meriam dan benteng pertahanan Fort de Kock.

Namun bila kita tinjau gambar dari suasana pemandangan pada masa lalu, sepertinya sangat klasik dan bersejarah rasanya kita ingin berada di sana. Foto dan dokumentasi pada masa lalu diabadikan oleh fotografer Belanda. Karena Indonesia sudah memproklamirkan kemerdekaannya Belanda membawa berkas dokumentasi tersebut ke negara asalnya. 

Berikut adalah beberapa foto suasana pemandangan alam Minangkabau di Bukittinggi dari masa lalu:

1. Benteng Fort de Kock (Bukittinggi)
Suasana di Benteng Fort de Kock (1911)
Suasana di Benteng Fort de Kock (1911) foto coretananakminang
Suasana di Benteng Fort de Kock menggambarkan banyak orang Minangkabau dan orang Belanda dengan memegang beberapa Kuda. Sepertinya gambar ini terlihat sedang menyelenggarakan festival atau lomba pacu kuda yang terkenal itu, tempat pacuan kuda berada di Bukik Ambacang kota Bukittinggi.

2. Masjid Jamik Taluak Bukittinggi
Mesjid Jamik Taluak Bukittinggi (1892-1922)
Mesjid Jamik Taluak Bukittinggi (1892-1922) foto geheugenvannederland
Masjid Jamik Taluak adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Letak masjid ini dekat dengan perbatasan Kota Bukittinggi, sehingga juga dikenal sebagai Masjid Jamik Taluak Bukittinggi.
Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Haji Abdul Majid pada tahun 1860, yang pada mulanya hanya terbuat dari kayu beratapkan ijuk. Arsitektur yang dimiliki masjid ini secara keseluruhan dipengaruhi oleh corak Minangkabau. Islam sudah menyebar di Sumatera Barat khususnya Bukittinggi.

3. Jam Gadang (Bukittinggi)
Jam Gadang Bukittingi 1900-1940
Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Arsitektur menara jam ini dirancang oleh Yazid Abidin Rajo Mangkuto. 
Dari foto tersebut memperlihatkan bagaimana klasiknya bangunan pada masa lalu, juga sudah ada mobil sebagai alat transportasi dan banyaknya orang yang berkunjung kesana. Sekarang Jam Gadang adalah ikon pusat pariwisata Kota Bukittinggi. Hmm rasanya ingin pergi kesana ya guys.

4. Parkir Bendi di dekat Jam Gadang Bukittinggi
Parkir Bendi di foto dari bawah Jam Gadang (1930) foto ankasembilan
Bendi merupakan alat transportasi tradisional yang dimiliki Minangkabau pada masa lalu. Sebelum transportasi bis atau angkot berkembang. Dari foto di atas bisa kita lihat susunan bendi yang diparkir dengan rapi di bawah Jam Gadang Bukittinggi menunggu penumpang yang pulang dari pasar. Rasanya mau naik bendi juga hehehe..

5. Stasiun Fort de Kock
Stasiun Fort de Kock
Stasiun Fort de Kock (tahun tidak ketahui) foto indonesiatravelingguide
Foto stasiun di atas menggambarkan indahnya lokasi disana berada di bawah bukit dan di dekat sawah. Sepertinya kereta api yang digunakan masih menggunakan bahan bakar batu bara terlihat dari asapnya yang mengepul di udara. Sayangnya admin tidak menemukan tahun kapan foto tersebut di ambil.

Itulan 5 Gambar Pemandangan Alam Bukittinggi pada masa lalu. Indah dan Klasik sekali bukan?



Monday, April 10, 2017

5 Bahaya yang dapat terjadi di Tempat Objek Wisata

Musibah dapat terjadi tanpa kita duga sebelumnya, baik itu di perairan ataupun di daratan. Alangkah baiknya kita selalu berhati-hati di manapun kita berada khususnya pada tempat wisata.

Banyak berita dan video yang menceritakan bahwa musibah bisa terjadi kapan saja. Berikut adalah beberapa kemungkinan terjadi bahaya yang tidak di inginkan di tempat wisata.

1. Wahana Permainan
Wahana Permainan Tornado Dufan
Wahana Permainan Tornado Dufan foto (pantauharga.com)
Wahana bermain adalah tempat yang menyenangkan, namun tidak semua wahana permainan yang menjamin aman 100%. Permainan ekstrim seperti tornado dan roller coaster adalah dua diantara banyaknya wahana permainan yang ekstrim, bagi anda yang lemah jantung atau takut pada ketinggian dan ketidaksiapan mental sebaiknya jangan mencoba menaikinya agar tidak terjadi sesuatu yang buruk.

2. Air Terjun
Bahaya Air Terjun
Bahaya Air Terjun foto (opokekblog)
Siapa yang tidak suka dengan air terjun, yang mengalirkan air dari pegunungan ke tebing yang tinggi, namun pernahkan anda memikirkan bahaya bila mandi atau bermain di bawah air terjun? pernah ada kejadian beberapa pelajar hanyut tertimpa air bah yang yang datang dari atas tebing air terjun, dan juga tidak ada yang menjamin bahwa apa yang ada di atas sungai air terjun tersebut tidak akan membahayakan orang yang ada di bawahnya seperti batu. Jadi sebaiknya bila cuaca mendung atau hujan usahakan agar tidak terlalu dekat dengan air terjun, agar tidak terjadi sesuatu yang membahayakan.

3. Berenang di tepian pantai
Bahaya Landak laut foto
Bahaya Landak laut foto (azirahman.com)
Berenang di laut adalah pengalaman yang menyenangkan, namun anda harus berhati-hati dengan hewan berbahaya yang hidup di dalamnya, seperti bulu babi atau landak laut. Karena bila anda menginjaknya itu dapat mengakibatkan kaki gatal, perih karena racun yang ada pada tubuhnya yang runcing, cara pengobatan pertama adalah menyiramkan amoniak atau menggunakan air kecing atau air seni ke tempat kaki menginjak hewan tersebut.
.
4. Kebun Binatang
Bahaya di kebun binatang foto by kabar berita
Siapa yang tidak senang pergi ke kebun binatang, disana kita dapat melihat berbagai macam hewan langka yang tidak ada dilingkungan kita sehari-hari namun saat anda bersama keluarga, jangan biarkan anak-anak mendekati hewan secara langsung, seperti memberi makan. Jangkan biarkan anak-anak bermain sendirian karena tubuhnya yang kecil dapat masuk ke dalam kandang hewan yang berbahaya.

5. Mendaki Gunung
Bahaya saat mendaki gunung
Bahaya saat mendaki gunung foto (salam petualangan)
Mendaki gunung adalah pengalaman yang menegangkan, menuntut kemampuan fisik yang prima dan kekuatan untuk dapat sampai ke tempat tujuan. Namun bahaya yang dapat timbul dari kegiatan mendaki ini berada pada hujan yang lebat yang dapat membuat jalan licin dan bahaya longsor, sering kita dengar berita ada beberapa orang yang terjebak dalam hutan karena tidak tau arah atau tersesat. Oleh karena itu sebelum mendaki anda harus melihat kondisi cuaca agar tidak tertimpa hujan saat mendaki gunung dan juga jangan berpencar.

Jadi inti dari penjelasan di atas adalah kita harus berhati-hati saat berada dimanapun dan waspada dengan segala kejadian yang tidak diinginkan.

Sunday, April 9, 2017

5 TEMPAT WISATA SUMATERA BARAT YANG EKSOTIS

Sumatera Barat memiliki budaya yang khas begitu juga dengan tempat wisatanya, berbagai macam objek wisata ada di Sumatera baik itu wisata pantainya, wisata pegunungan, wisata taman, dan wisata air terjunnya. Diantara banyaknya objek wisata yang ada di Sumatera Barat inilah 5 tempat wisata di Sumatera Barat yang paling eksotis menurut Satitiak Jadikan Lauik.

1. Pulau Kasiak Pariaman
Pulau Kasiak dilihat dari ketinggian
Pulau Kasiak dilihat dari ketinggian foto by gopariaman.com
Untuk menuju pulau kasiak dari Pantai Gandoriah Pariamansekitar 20-30 menit-an. Dinamakan Pulau Kasiak karena pulau ini memiliki pantai dengan pasir yang putih dan lautnya yang dangkal sehingga kita bisa melihat apa yang ada dalam air membuat kita ingin berenang disana. Belum banyak dijamah sama wisatawan sehingga pulau ini masih sangat bersih dan juga suasana pulau ini sangat tenang dan nyaman sekali. Di pulau ini juga terdapat sebuah mercusuar, menurut para awak kapal dari atas mercusuar kita bisa melihat semua pulau-pulau yang ada. Angin yang sepoy-sepoy serta desiran ombak di pulau ini membuat suasana menjadi santai, dan juga tempatnya bagus untuk berfoto.

2. Lubuak Nyarai
Lubuak Nyarai Lubuak Aluang Padang Pariaman
Lubuak Nyarai foto by lihat.co.id
Lubuak Nyarai, atau Air Terjun Nyarai, Green Canyon Padang Pariaman merupakan objek wisata alam yang terletak di Lubuak Aluang, Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat. Untuk pergi ke Nyarai tidak terlalu sulit untuk dicapai, kalau kita dari Padang, Setelah Pasar Lubuk Alung terdapat simpang ke kanan dengan sebuah papan promosi. Jarak Dari simpang ke posko kurang lebih 4 - 5 km, di posko anda bisa parkir, melakukan pendaftaran dan membayar tiket sebesar 20.000 per orang. Dari Posko dibutuhkan waktu perjalanan sekitar 2 jam untuk mencapai Nyarai. Nyarai menyajikan pemandangan yang luar biasa, tidak hanya sekedar aliran sungai yang berwarna hijau tosca, air terjun, tebing batu yang menghiasi membuat pengunjung betah berada di lokasi. 
 
3. Sungai Lansiangan (Malalak)
Air Terjun Sungai Lansiangan sumber foto (ondehmandeh.com)
Air Terjun Sungai Lansiangan sumber foto (ondehmandeh.com)
Malalak memiliki potensi alam yang besar terutama pada wisata air terjunnya salah satunya adalah Sungai Lansiangan. Sungai Lansiangan terletak sebelum Hulu Banda (jika datang dari Bukittinggi) dibutuhkan waktu sekitar 1 jam berkendara dari Pariaman dan 2-3 jam berkendara dari Bukittinggi. Selama perjalanan menuju jorong ini, pengunjung akan disuguhkan pemandangan alam, sawah ladang, perbukitan dan Gunung Singgalang-Tandikek yang memukau. Un­tuk menuju lokasi air terjun BBI dari posko (Rumah Penduduk) dibutuhkan waktu sekitar 20 menit, pengunjung bisa ditemani oleh pemuda setempat sebagai pemandu lokasi. Air terjun terletak di dalam hutan namun masih dekat dengan ladang-ladang penduduk. Air terjun ini tidak terlalu tinggi namun memiliki debit yang cukup besar dan dilengkapi dengan lubuak/pemandian jernih yang cukup besar dibawahnya.

4. Air Terjun Sipagogo (Pasaman Barat)
Air Terjun Sipagogo atau Sampuran Lotok Sipagogo merupakan air terjun unik yang terletak di Situak Ujung Gading atau Nagari Ujuang Gadiang, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Sipagogo sendiri adalah nama/julukan bagi seorang jagoan atau tokoh yang konon memiliki kesaktian dan sering bertapa di Air Terjun ini. Air terjun yang berwarna kebiru-biruan ini menjadi daya tarik bagi pecinta traveler khususnya dari Pasaman.

5. Padang Mangateh 
Peternakan sapi di Padang Mangateh
Peternakan sapi di Padang Mangateh (foto promo jitu)
Padang Mangateh menjadi tempat wisata yang viral di dunia maya baru-baru ini, tempat ini dikatakan sebagai New Zealand di Sumatera Barat, kenapa dikatakan demikian karena tempatnya yang hijau eksotis menjadi pusat peternakan sapi yang bebas di kembangkan tanpa menggunakan tali ikatan, hmm serasa berada diluar negeri ya, Untuk menuju Padang Mangateh tidaklah terlalu sulit. Serta dekat dengan pegunungan menjadi udara disana menjadi sejuk. Lokasi nya hanya sekitar 2 km saja dari Jalan Raya yang menghubungkan Payakumbuh dan Lintau. Peternakan ini terletak di Nagari Padang Mangateh, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota. Di jalan menuju lokasi akan ada papan petunjuk yang akan mengarahkan ke peternakan. Banyak foto-foto bagus yang dapat diambil disini.

Itulah 5 Objek Wisata Sumatera Barat yang eksotis versi Satitiak Jadikan Lauik, bagaimana tertarik untuk mengunjunginya bukan. Meskipun begitu kita harus selalu menjaga tempat wisata dimanapun dari sampah agar tidak mencemari lingkungan sehingga kebersihan dan keindahan tempat wisata terjagam dan jangan lupa untuk menjaga diri dimanapun berada.

Monday, March 20, 2017

7 Proses Pernikahan (Perkawinan) di Minangkabau Sumatera Barat

Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, itulah falsafah Minangkabau yang indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan. Di Ranah Minangkabau banyak ragam tata cara yang dilakukan di masyarakat untuk menyelenggarakan pernikahan (perkawinan). Seperti pepatah adat yaitu: lain padang lain belalang, lain lubuak lain ikannyo. Sesuai juga dengan prinsip adat salingka nagari. Namun proses pelaksanaannya hampir sama menyesuaikan dengan ajaran syariat Islam.

Adat Minangkabau tidak mengenal kata pacaran sebelum nikah? lalu bagaimana cara orang Minangkabau menikah dengan orang yang belum di kenalnya? berikut adalah 7 proses pernikahan (perkawinan) di Minangkabau:

1. Manapiak Bandua
Proses manapiak bandua
Proses manapiak bandua
 Di daerah Minangkabau, meminang calon pengantin atau menantu dilakukan oleh pihak perempuan. Proses manapiak bandua dilaksanakan dengan mengutus orang kepercayaan keluarga pihak perempuan biasanya utusan terdiri dari dua orang perempuan dan satu orang laki-laki (orang dewasa yang sudah menikah) dari sumando dan bisan keluarga perempuan. Utusan pihak perempuan datang dengan membawa sirih lengkap. Dalam pertemuan ini pihak laki-laki akan meminta waktu beberapa hari untuk merundingkan jawaban dengan kaum kerabat apakah hajat pihak perempuan diterima atau tidak. Untuk jawabannya akan disampaikan melalui orang kepercayaan dari keluarga pihak laki-laki.

2. Maminang
Proses Maminang
Proses Maminang
Jika diterima dan kesepakatan dari pihak laki-laki  telah ada maka dilakukan proses maminang. Orang kepercayaan pihak perempuan ditambahkan dengan salah seorang mamak-nya datang maminang ke kaum kerabat pihak laki-laki, dan pinangan disampaikan mamak penghulu/ datuak pihak laki-laki. Hal ini sesuai dengan pepatah adat kawin jo niniak mamak, nikah jo parampuan. Pada saat maminang pihak laki-laki kembali harus merundingkan jawaban sebelum menentukannya dan jawaban akan disampaikan lewat utusan pihak laki-laki kepada pihak perempuan.

3. Batimbang Tando jo Bainai
Jika kesepakatan pihak kaum laki-laki telah tercapai maka akan disampaikan kepada pihak keluarga perempuan. Lalu proses berikutnya adalah melaksanakan batimbang tando, atau dalam bahasa Indonesia nya adalah bertunangan, dimana kaum kerabat pihak perempuan datang bersama-sama ke rumah kaum kerabat pihak laki-laki, dengan membawa siriah pinang batimbang tando, dilengkapi dengan benda sebagai pertanda yang diantaranya berupa cincin emas.
Bainai
Bainai
Pada saat batimbang tando ini, kedua belah pihak keluarganya akan menentukan baik bulan baik untuk melaksanakan pesta pernihakan. Setelah batimbang tando biasanya pihak calon penganti (anak daro jo marapulai) akan melakukan pembuatan inai (bainai) di kuku jari tangan dan kaki sebagai pertanda bahwa mereka sudah bertunangan

4. Manikahkan 
Proses Ijab Qabul
Proses Ijab Qabul
Proses Manikahkan, sesuai kesepakatan kedua belah pihak keluarga perempuan dan laki-laki, tanggal dan hari pelaksanaannya, dilakukan di rumah pihak perempuan. Pernikahan ini dipimpin/dilaksanakan oleh pejabat Kantor Urusan Agama (KUA). Sebenarnya setelah dinikahkan mereka sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Namun karena proses majapuik marapulai belum dilaksanakan maka pihak laki-laki belum boleh tinggal serumah dengan pihak perempuan. Pada acara perniakahan ini terjadi proses ijab qabul dan pemberian mahar dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan, mahar ini dapat berupa emas.

5. Manjapuik Marapulai
Proses Manjapuik marapulai
Proses Manjapuik marapulai
Acara manjapuik marapulai dilakukan pada saat pesta perhelatan. Anak daro jo pangiriangnyo datang ke tempat pesta pernikahan laki-laki, salah seorang pangiriangnyo datang ke tempat pesta pernikahan laki-laki, salah seorang panggiriang anak daro yang dituakan (laki-laki) memohon izin kepada pihak keluarga beserta mamak marapulai untuk manjapuik tabao sang marapulai ke rumah anak daro. Biasanya di rumah marapulai, anak daro atas permintaan bersama juga dipersandingkan sebentar baru dilepas untuk dibawa ke rumah anak daro.

6. Mampasandiangkan Anak Daro dengan Marapulai
Mampasandiangkan anak daro jo marapulai
Mampasandiangkan anak daro jo marapulai
Setelah marapulai bajapuik oleh anak daro, selanjutnya mereka dipasandiangkan dirumah anak daro, mereka akan menerima ucapan selamat dan do'a restu dari tetamu undangan.

7. Manjalang Mintuo
Proses manjalang mintuo (juadah)
Proses manjalang mintuo (juadah)
Selesai pesta pernikahan, kegiatan anak daro jo marapulai adalah saling melakukan kunjungan ke rumah dunsanak anak daro dan marapulai. Acara ini disebut manjalang mintuo, yang akan dilaksanakan setelah empat atau lima hari usai pesta pernikahan. Pada umumnya dibawa buah tangan seperti juadah, kue dan nasi kunyiek (ketan berwarna kuning). Sebaliknya pihak mintuo yang dijalang akan memberikan buah tangan berupa uang, pakaian atau emas sebagai bekal untuk anak daro dan marapulai dalam menjalani hidup baru berumah tangga.

Itulah 7 Proses Upacara Pernikahan di Minangkabau semoga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan seputar adat Minangkabau.

Saturday, March 18, 2017

5 Hal Unik di Minangkabau yang Harus Kamu Ketahui

Minangkabau memiliki berbagai macam hal yang harus kamu ketahui, diantaranya adalah rumah adatnya, sistem kekerabatannya, ilmu bela dirinya, serta pakaian tradisionalnya.

1. Falsafah Adat
Minangkabau memegang falsafah Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, falsafah ini memiliki pengertian bahwa adat minangkabau berlandaskan ajaran agama islam yang menjadi pedoman dalam berbagai sendi kehidupan dalam adat di minangkabau, contohnya seperti dalam proses pernikahan melakukan ijab qabul, serta menjadi pedoman dalam pembagian harta warisan di minangkabau.

 2. Rumah adat
Rumah adat di minangkabau disebut Rumah Gadang. Rumah Gadang ini memiliki ciri khas atapnya bergonjong runcing menyerupai tanduk kerbau dan di dalamnya memiliki tempat yang luas, dan atapnya dibuat dari bahan ijuk. Di dalam rumah gadang ini juga memiliki aturan tertentu khususnya anak perempuan. Pada umumnya Rumah Gadang mempunyai satu tangga yang terletak pada bagian depan.
Sumber foto suraulakuak
Sementara itu dapur dibangun terpisah pada bagian belakang rumah yang di dempet pada dinding. Alasan kenapa rumah gadang di bangun tinggi dari tanah Karena wilayah Minangkabau rawan gempa sejak dulunya berada di pegunungan Bukit Barisan, maka arsitektur Rumah Gadang juga memperhitungkan desain yang tahan gempa, dan juga untuk melindungi penghuni dari serangan hewan buas.

Rumah gadang juga memiliki rangkiang berguna sebagai tempat untuk menyimpan hasil panen seperti padi.

 3. Sistem Kekerabatan
Di minangkabau memiliki berbagai macam suku seperti suku caniago, piliang, tanjung, jambak, dan sikumbang. Suku di minangkabau diwariskan dari suku ibu, misalnya ibu saya bersuku jambak maka semua anak-anak kandungnya juga bersuku jambak baik itu laki-laki maupun perempuan.  Selanjutnya jika ibu kita memiliki saudara perempuan maka anaknya juga memiliki suku sama dengan kita. Karena hubungan kekerabatan saudara se ibu.

Saudara ibu yang perempuan, misalnya kakak perempuan dari ibu, kita panggil dengan sebutan mak tuo, mak angah dan sebagainya (menurut kelaziman panggilan dari suatu daerah). Sedangkan adik perempuan ibu kita panggil dengan sebutan etek. Nah untuk saudara ibu yang laki-laki kita panggil dengan mamak bukan om.

 4. Pakaian Tradisional
Masyarakat Minangkabau memiliki pakaian adat yang khas seperti pakaian bundo kanduang, yang umumnya memakai pakaian baju kurung dengan penutup kepala seperti tanduk kerbau, melambangkan bahwa perempuan di minangkabau memiliki pakaian yang tertutup dan menjaga kehormatan diri dan keluarga serta sebagai tauladan bagi anak perempuan di minangkabau.
Bundo kanduang sumber foto wikipedia
Juga ada pakaian penghulu, penghulu di minangkabau adalah seorang pemimpin, orang yang paling disegani, berwibawa, arif dan bijaksana. Terlihat dari pakaian kebesaran yang khas dengan disisipkan keris di pinggang bagian kiri, serta tongkat yang melambangkan orang yang di tuakan dan dihormati.

5. Silat
Silek sumber foto  sumbarsatu
Pada zaman dahulu di minangkabau pemuda laki-laki yang masih bujang tidur di surau, di surau tersebut pemuda minangkabau berlatih ilmu agama dan ilmu bela diri silek . Silat atau silek adalah ilmu bela diri yang diajarkan secara turun temurun dari niniak moyang minang. Ada beberapa aliran silat di minangkabau seperti  Ini bertujuan agar pemuda di minangkabau memiliki bekal saat perjalanan merantau dapat menjaga diri dari hal-hal buruk. Orang yang mahir dalam silat disebut dengan pandeka (pendekar). Ada beberapa aliran silek yang berkembang di minangkabau, diantaranya adalah : Silek harimau, silek ulu ambek, silek kumango, dan silek lintau.

Nah itulah 5 hal unik tentang di Minangkabau yang harus kamu ketahui semoga bermanfaat.