Showing posts with label Pembahasan Soal. Show all posts
Showing posts with label Pembahasan Soal. Show all posts

Monday, November 27, 2017

Kumpulan Soal IPS Kelas VII Lembaga Sosial, Agama, Interaksi Sosial dan Flora dan Fauna

Halo teman-teman kembali bersama admin dalam blog yang kita cintai ini, pada postingan kali ini admin posting artikel soal IPS kelas VII bersama jawabannya.
Lembaga Sosial


1.    Tuliskan 5 lembaga non formal
Balai pengembangan pendidikan luar sekolah & pemuda (BP-PLSP),Balai pengembangan kegiatan belajar (BPKB),Sanggar kegiatan belajar (SKB),Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM),Lembaga PNF.

2.    3 Fungsi laten dari lembaga pendidikan
a.    Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
b.    Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
c.    Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Sekolah juga diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi atau paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.

3.    Pengertian Lembaga Pendidikan
Lembaga Pendidikan adalah tempat berlangsungnya pendidikan, khususnya pada tiga lingkungan utama pendidikan yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat.

4.    Pengertian Lembaga Agama
Lembaga agama adalah lembaga yang mengatur hidup/kehidupan atau tingkah laku manusia yang berkaitan dalam hidup beragama.

5.    3 Fungsi sosial secara umum
1)    Mampu menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan harga sosial dalam suatu kelompok
2)    Mampu mengarahkan masyarakat untuk berfikir dan bertingkah laku
3)    Sebagai penentu dalam memenuhi suatu peran sosial manusia

6.    Apa yang dimaksud dengan kebiasaan
Tradisi atau kebiasaan adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama.

7.    4 Tingkatan norma dalam masyarakat
1)    Cara ( Usage )
2)    Kebiasaan ( Folksway )
3)    Tata Kelakuan ( Mores )
4)    Adat Istiadat ( Costums )

8.    Pengertian Adat Istiadat
Adat istiadat adalah perilaku budaya dan aturan-aturan yang telah berusaha diterapkan dalam lingkungan masyarakat. Adat istiadat merupakan ciri khas suatu daerah yang melekat sejak dahulu kala dalam diri masyarakat yang melakukannya.

9.    Pengertian Norma
Norma adalah ketentuan-ketentuan yang mengandung nilai tertentu dan menjadi pedoman atau panduan dalam bertingkah laku di kehidupan masyarakat.

10.    Pengertian Lembaga Ekonomi
Lembaga ekonomi adalah suatu lembaga yang memiliki kegiatan di bidang ekonomi demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Atau definisi dari lembaga ekonomi yang lainnya yaitu suatu lembaga yang mengatasi berbagai masalah mengenai cara produksi, pendistribusian atau pelayanan suatu jasa yang di perlukan oleh masyarakat supaya kebutuhan masyarakat tersebut dapat terpenuhi.

11.    Pengertian Lembaga keluarga
Lembaga keluarga merupakan unit sosial yang terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anaknya. Dalam sebuah keluarga, diatur hubungan antar anggota keluarga sehingga setiap anggota keluarga mempunyai peran dan fungsi masing-masing. Terbentuknya sebuah keluarga berasal dari sebuah perkawinan yang sah menurut agama, adat, dan pemerintah.

12.    Pengertian Lembaga Sosial
Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.

13.    Contoh Kontrafarensi
1)    Kontravensi umum, misalnya, penolakan, protes dan lainnya
2)    Kontravensi sederhana, misalnya menyangkal pernyataan orang didepan umum
3)    Kontravennsi rahasia misalnya pengkhianatan

14.    Proses asosiatif terdiri tiga bentuk yaitu:
1)    Kerja Sama (Cooperation)
2)    Akomodasi (accomodation)
3)    Asimilasi (assimilation)

15.    Pengertian proses asosiatif:
Proses Sosial Asosiatif adalah hubungan postif yang terjadi dalam masyarakat. Proses ini bersifat membangun serta mempererat atau memperkuat hubungan jalinan solidaritas dalam kelompok masyarakat untuk menjadi satu kesatuan yang lebih erat.

16.    Contoh Imitasi
1)    Karena sering mendengar orang tuanya bertengkar dengan suara keras dan kata–kata kasar, Jane jadi sering berperilaku kasar pada teman-teman sebayanya
2)    Michael sering melihat ayahnya merokok di rumah dan ibunya tidak melarang dia untuk dekat-dekat dengan ayahnya saat itu terjadi, alhasil ketika Michael masuk usia remaja ia dengan santai mengkonsumsi rokok.

17.    2 Syarat terjadinya proses interaksi sosial
1)    Adanya Dua Orang atau Lebih
2)    Adanya Tujuan Bersama
3)    Adanya Kesamaan Konsep
4)    Kontak Sosial

18.    Pengertian interaksi sosial
Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat.
Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku, interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan - aturan dan nilai – nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik. Jika tidak adanya kesadaran atas pribadi masing – masing, maka proses sosial itu sendiri tidak dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan.

19.    6 Akibat perubahan interaksi antar ruang
1)    Berkembangnya Pusat-Pusat Pertumbuhan
2)    Perubahan Penggunaan Lahan
3)    Perubahan Orientasi Mata Pencaharian
4)    Berkembangnya Sarana dan Prasarana
5)    Adanya Perubahan Sosial dan Budaya
6)    Berubahnya Komposisi Penduduk

20.    Tuliskan 5 contoh fauna bagian barat
Jenis Fauna yang terdapat di wilayah Indonesia Barat, antara lain:
1)    Jenis mamalia meliputi gajah, badak bercula satu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet, orang utan, harimau, tikus, bajing, kijang, ajag, kelelawar, landak dan babi hutan.
2)    Jenis reptil meliputi buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, bunglon, dan trenggiling.
3)    Jenis burung meliputi burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang dan berbagai macam unggas.
4)    Jenis serangga misalnya kumbang Badak (kumbang Jawa).
5)    Jenis ikan air tawar misalnya ikan pesut (sejenis lumba-lumba air tawar di sungai Mahakam).

21.    6 karakteristik flora indoneia bagian timur:
1)    Memiliki jenis meranti-merantian sedikit
2)    Tidak terdapat jenis nangka
3)    Memilki banyak tumbuhan sagu
4)    Terdapat hutan kayu putih
5)    Tidak memiliki rotan
6)    Memiliki berbagai jenis tumbuhan matoa (khususnya berada di Papua).

Tuesday, July 25, 2017

Soal dan Jawaban Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Latihan Soal dan Jawaban Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial.

1. Jelaskan Kriteria membentuk stratifikasi sosial!

a) Ukuran kekayaan
Setiap orang yang mempunyai kemampuan finansial yang lebih maka secara otomatis akan tergolong pada lapisan kelas atas. Harta benda yang dipunyai oleh seseorang akan terlihat secara real dari bentuk fisik rumah yang besar, kendaraan pribadi yang bagus, pakaian dengan kualitas baik dan juga gaya hidup yang hanya bisa dilakukan oleh warga masyarakat lapisan menengah ke atas.

b) Ukuran kekuasaan
Siapa saja yang mempunyai kuasa atau wewenang maka secara otomatis ia akan menduduki lapisan atas.

c) Ukuran kehormatan
Tolok ukur ini erat kaitannya atau tidak terlepas dari ukuran kekuasaan ataupun kekayaan. Warga masyarakat yang dihormati warga masyarakat lainnya akan mendapati kedudukan pada lapisan kelas atas. Mereka yang mempunyai kedudukan / kehormatan pada umumnya ialah orang yang disegani atau dituakan dalam masyarakatnya. Bisa juga orang tersebut adalah tokoh masyarakat.

d) Ukuran ilmu pengetahuan
Tolok ukur pada jenis ini merupakan sebuah penghargaan pada warga masyarakat yang memiliki keilmuan dalam bidang tertentu. Namun terkadang bukan mengenai ilmu pengetahuan yang dijadikan tolok ukur, melainkan dalam hal titel atau gelar akademik. Hal tersebut berdampak pada terjadi kompetisi untuk memperoleh gelar akademik tanpa adanya upaya untuk menelaah ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Hal tersebut terjadi dikarenakan gelar akademik yang dimiliki seseorang merupakan simbol dari ilmu pengetahuan yang dipunyai oleh seseorang.

Diferensiasi Sosial dan Stratifkasi Sosial

2. Jelaskan Perbedaan diferensiasi sosial dengan stratifikasi sosial!
Secara simpel perbedaan stratifikasi sosial dengan diferensiasi sosial adalah:
stratifikasi sosial adalah pembedaan warga masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat ( bawah, tengah, atas ). maksudnya : diwarga masyarakat terdapat perbedaan kepemilikan ukuran pelapisan sosial.Warga masyarakat yang kaya maka ditempatkan di stata paling atas. dan sebaliknya. diferensiasi sosial: pembedaan/pengelompokan warga masyarakat ke dalam kelompok-kelompok sosial secara sejajar/horizontal. maksudnya: di masyarakat terdapat warga, bila dikelompokkan sesuai dengan identitas kelompoknya akan terlihat adanya perbedaan ciri kelompoknya, Antarkelompok satu dengan yang lain tidak ada perbedaan tinggi rendahnya stratanya. misal: kelompok yang didasarkan agama, ada kelompok agama Islam, Nasrani, Hindu dll.


3. Jelaskan Dampak Positif dan Dampak Negatif Stratifikasi Sosial!

a) Dampak positif dari stratifikasi social
Dengan adanya stratifikasi social, Pengaruh baik yang akan dibawa adalah motivasi, yaitu adanya dorongan baik dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk mengejar ketinggalan, untuk melakukan mobilitas sosial sehingga dia bisa menduduk status sosial yang pantas. Selain itu pengaruh baik dari stratifikasi sosial adalah perubahan sosial menuju arah yang lebih baik dapat berlangsung lebih cepat dikarenakan telah adanya motivasi untuk memperbaiki hidup. dimana akan semakin tercipta sumber daya manusia yang berkualitas.
Kemudian dengan adanya strafikasi sosial maka setiap orang telah memiliki peranan sendiri sehingga sudah sadar akan hak dan kewajiban masing-masing sehingga tidak terjadi pencampuran peranan sosial dan terciptanya ketertiban sosial.

b) Dampak negatif dari stratifikasi social 
Pengaruh buruk dari stratifikasi sosial ini adalah munculnya eksklusivitas dimana eksklusivitas adalah cara pandang yang menganggap diri sendiri sebagai sosok yang terbaik dan spesial sehingga cenderung menganggap remeh orang lain, sikap ini dapat kita lihat dimana muculnya golongan elit

Pengaruh buruk lainnya dari stratifikasi sosial ini adalah munculnya sikap etnosentrisme yang dipahami sebagai mengagungkan kelompok sendiri dapat terjadi dalam stratifikasi social yang ada dalam masyarakat. Mereka yang berada dalam stratifikasi social atas akan menganggap dirinya adalah kelompok yang paling baik dan menganggap rendah dan kurang bermartabat kepada mereka yang berada pada stratifikasi social rendah.


4. Jelaskan Sifat-sifat stratifiaksi sosial bentuk dan contohnya!

A. Stratifikasi Sosial Terbuka (open social stratification)
Stratifikasi sosial terbuka adalah sebuah sistem stratifikasi yang tidak tetap dan memungkinkan setiap anggota masyarakat untuk merubah kelas sosialnya. Hal ini berdampak pada timbulnya kompetisi antara individu untuk meningkatkan kelas dan status sosialnya.

Dalam stratifikasi model ini juga tidak ada kelas ataupun status sosial yang tetap. Seorang anak gubernur tidak menjamin dirinya akan menjadi gubernur seperti ayahnya. Sebaliknya, seorang anak petani suatu saat nanti sangat mungkin untuk menjadi seorang gubernur.

B. Stratifikasi Sosial Tertutup (closed social stratification)
Merupakan stratifikasi yang lebih bersifat tetap dan sukar berubah. Stratifikasi jenis ini hampir-hampir tidak memberikan ruang kepada anggota masyarakat untuk merubak kelas sosialnya. Hal ini disebabkan karena kelas sosial dalam masyarakat yang menerapkan sistem ini didapatkan dengan jalan kelahiran dan keturunan semata. 

Jenis stratifikasi seperti ini dapat kita temukan dalam sistem kasta yang diberlakukan seperti di negara India. Dalam masyarakat yang menganut kasta seorang bangsawan sudah pasti akan melahirkan bangsawan dan seorang rakyat jelata akan melahirkan rakyat jelata pula.

Sistem kasta di India memiliki beberapa ciri berikut:

a. Kelas sosial pada kasta diperoleh karena keturunan
b. Kelas sosial yang diwariskan berlaku seumur hidup (kecuali jika dikeluarkan)
c. Pernikahan berlangsung antara pasangan yang sekasta
d. Hubungan dengan kasta lain terbatas
e. Kedudukan terikat dengan kasta
f. Masyarakat memperhatikan norma-norma tertentu sesuai kasta

C. Stratifikasi Sosial Campuran
Dalam sistem sosial ini masyarakat tidak terpatok pada sistim stratifikasi terbuka dan tertutup. Ada sebagian masyarakat yang menerapkan stratifikasi tertutup namun ada pula yang menggunakn sistem terbuka. Misalnya dalam sebuah masyarakat kedudukan sebagai kepala adat diharuskan diduki oleh kasta tertentu. Namun di lini pemerintahan lain seperti bidang perokonomian atau militernya dapat diduki siapa saja yang dianggap layak tanpa melihat dari kasta mana ia berasal.


5. Jelaskan Cara-cara memperoleh status sosial!
Cara-cara memperoleh status atau kedudukan adalah sbb:
a. Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Status ini sudah diperoleh sejak lahir. Contoh: Jenis kelamin, gelar kebangsawanan, keturunan, dsb.
b. Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja.
Contoh: kedudukan yang diperoleh melalui pendidikan guru, dokter, insinyur, gubernur, camat, ketua OSIS dsb.
c. Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain, atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhan masyarakat. Contoh: gelar kepahlawanan, gelar pelajar teladan, penganugerahan Kalpataru dsb.

Sunday, January 8, 2017

Pembahasan Soal Kelas X Sosiologi - Kajian Mengenai Masyarakat Soal


Berikut adalah pembahasan soal Sosiologi tentang Kajian Mengenai Masyarakat

1. Apakah yang dimaksud dengan sosiologi?
Sosiologi berarti pengetahuan tentang perkawanan atau pertemanan. Pengertian pertemanan ini kemudian diperluas cakupannya menjadi sekelompok manusia yang hidup bersama dalam suatu tempat, atau bisa disebut dengan masyarakat. Dengan demikian, sosiologi diartikan sebagai pengetahuan tentang hidup bermasyarakat



2. Uraikan tujuan mempelajari sosiologi!
Tujuan sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Jadi, objek formalnya tersebut berfungsi sebagai penuntun adaptasi di masyarakat.

3. Deskripsikan latar belakang lahirnya sosiologi di Eropa secara singkat!
Pada abad ke-19, seorang filsuf Prancis bernama Auguste Comte (1798–1857) mengemukakan kekhawatirannya atas keadaan masyarakat Prancis setelah pecahnya Revolusi Prancis. Dampak revolusi tersebut, selain menimbulkan perubahan positif dengan munculnya iklim demokrasi, revolusi juga telah mendatangkan perubahan negatif berupa konflik antarkelas yang mengarah pada anarkisme di dalam masyarakat Prancis. Konflik ini dilatar belakangi oleh ketidaktahuan masyarakatnya dalam mengatasi perubahan atau hukum-hukum seperti yang dapat digunakan untuk mengatur stabilitas masyarakat.

4. Sebutkan maksud sosiologi sebagai ilmu dan sosiologi sebagai metode!
Sebagai ilmu, sosiologi memiliki teori-teori yang telah dibangun dari konsep-konsep dasar dan metode ilmiah tentang manusia dalam kehidupan masyarakat.
Sosiologi sebagai metode, untuk mempelajari objek yang menjadi kajiannya sosiologi.

5. Sebutkan ruang lingkup sosiologi!
Ruang lingkup utama sosiologi dari objek masyarakat tersebut adalah gejala, proses pembentukan, serta mempertahankan kehidupan masyarakat, juga proses runtuhnya
sistem hubungan antarmanusia.

6. Sebutkan metode-metode yang digunakan dalam mempelajari sosiologi!
Metode-metode yang digunakan dalam mempelajari sosiologi ada dua yaitu metode kualitatif dan metode dan kuantitaf

7. Uraikan konsep-konsep dasar sosiologi
konsep dasar yang sering digunakan dalam sosiologi, yaitu sebagai
berikut.
a.   Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial (norma sosial), lembaga-lembaga sosial, kelompok serta lapisan sosial.
b.  Proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama, misalnya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dan segi kehidupan politik, antara segi kehidupan hukum dan segi kehidupan agama, antara segi kehidupan agama dan segi kehidupan ekonomi, serta yang lainnya. Salah satu proses sosial yang bersifat tersendiri ialah dalam hal terjadinya perubahan-perubahan dalam struktursosial.
c.    Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup seluruh lapisan dalam struktur sosial dan jalinan hubungan dalam masyarakat.
d.     Organisasi sosial adalah aspek kerja sama yang mendasar, yang menggerakkan tingkah laku para individu pada tujuan sosial dan ekonomi tertentu.
e.     Institusi sosial adalah suatu sistem yang menunjukkan bahwa peranan sosial dan norma-norma saling berkaitan dan telah disusun guna memuaskan suatu kehendak atau fungsi sosial.

8. Deskripsikan mengenai unsur-unsur yang terdapat dalam sistem sosial.
Menurut Alvin L. Bertrand, unsur-unsur pokok "sistem sosial" adalah sebagai berikut:
a.       Kepercayaan dan Pengetahuan
b.      Perasaan
c.       Tujuan
d.      Kedudukan (status) dan Peran (role)
e.       Kaidah atau Norma
f.       Kekuasaan
g.       Sanksi
h.      Fasilitas

9. Uraikan sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat dan lingkungan!
Sosiologi mempelajari pola-pola hubungan dalam masyarakat dan lingkungannya serta mencari pengertian-pengertian umum secara rasional dan empiris. Oleh karena itu, sosiologi umumnya mempelajari gejala-gejala (fenomena) masyarakat yang normal atau teratur dalam lingkungannya. Akan tetapi, tidak selamanya keadaan gejala-gejala menjadi normal seperti yang dikehendaki masyarakat yang bersangkutan.

10. Akhir-akhir ini masalah-masalah sosial sering terjadi. Deskripsikan menurut pendapat Anda mengapa hal tersebut terjadi?
a.      Masalah sosial karena faktor ekonomis, misalnya kemiskinan, dan pengangguran.
b.      Masalah sosial karena faktor biologis, misalnya penyakit menular.
c.      Masalah sosial karena faktor psikologis, misalnya goncangan jiwa (gila).
d.    Masalah sosial karena faktor kebudayaan, misalnya kenakalan remaja, atau konflik ras