Cara Mengobati Benjolan Di Tubuh dengan Menggunakan Listrik Speaker Aktif

 Assalamu'alaikum, semoga pembaca artikel ini selalu sehat dan berbahagia Amiin. ^_^
Pada Postingan artikel kali ini adalah tentang cara mengobati benjolan yang ada pada tubuh

A. Pengertian Benjolan
Benjolan merupakan gumpalan atau pembengkakan abnormal pada bagian tubuh tertentu, seperti di leher, di perut, ditangan, di kaki, dipaha dsb, ada yang terasa sakit dan ada yang tidak berasa apa-apa pada benjolan tersebut. Umumnya orang menyebut daging tumbuh serta bisa jadi tanda-tanda dari kanker. Walaupun sudah
di operasi berkemungkinan jika sudah menjadi kanker akan menjalar keseluruh tubuh bila tidak cepat diatasi.

benjolan di telinga
Berdasarkan pengalaman, saya mempunyai benjolan pada daun telinga berdekatan dengan dagu. Awalnya kecil namun semakin hari semakin besar. Sudah saya cari di obat alami untuk mengobati benjolan tersebut namun tidak ada yang berhasil.
Akhirnya saya mempunyai Ide untuk menggunakan Listrik untuk mengobati Benjolan pada telinga tersebut. Alhamdulillah besok harinya benjolan tersebut mengecil dan menghilang secara bertahap. Jadi saya mempunyai hipotesis bahwa listrik dapat mematikan SEL yang ada dalam benjolan tersebut. Serta berkemungkinan dapat menonaktifkan sel kanker. 

Cara Penggunaan Listrik untuk mengobati bagian tubuh yang ada benjolan menggunakan Speaker.
1. Gunakan Komputer Untuk mencolokkan speaker seperti gambar di bawah ini. :
2. Pasangkan kabel USB ke slot USB komputer.
3. Setelah dicolokkan rasakan listrik yang ada pada bagian yang dilingkar warna merah.
4. Letakkan colokkan yang dilingkar warna merah pada bagian tubuh yang benjol (bengkak).
5. Biasanya kulit akan terkejut karna listrik di colokkan bagian warnah merah tadi. tapi tidak apa karna tegangannya kecil. 
6. Cukup Lakukan selama 10 Menit. (boleh dihentikan per 1 menit).
7. Lakukan secara teratur.
8. Berdo'alah kepada Allah Swt. Agar diberikan kesembuhan.

Catatan : Untuk penggunaan listrik di Kepala saya rasa cukup mempunyai Resiko, alangkah baiknya di tanyakan kepada dokter terlebih dahulu.

Sekian Artikel saya kali ini, semoga dapat bermanfaat. :)


EmoticonEmoticon