Soal dan Jawaban Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Latihan Soal dan Jawaban Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial.

1.      Jelaskan Kriteria membentuk stratifikasi sosial!
a)      Ukuran kekayaan
Setiap orang yang mempunyai kemampuan finansial yang lebih maka secara otomatis akan tergolong pada lapisan kelas atas. Harta benda yang dipunyai oleh seseorang akan terlihat secara real dari bentuk fisik rumah yang besar, kendaraan pribadi yang bagus, pakaian dengan kualitas baik dan juga gaya hidup yang hanya bisa dilakukan oleh warga masyarakat lapisan menengah ke atas.
b)      Ukuran kekuasaan
Siapa saja yang mempunyai kuasa atau wewenang maka secara otomatis ia akan menduduki lapisan atas.
c)      Ukuran kehormatan
Tolok ukur ini erat kaitannya atau tidak terlepas dari ukuran kekuasaan ataupun kekayaan. Warga masyarakat yang dihormati warga masyarakat lainnya akan mendapati kedudukan pada lapisan kelas atas. Mereka yang mempunyai kedudukan / kehormatan pada umumnya ialah orang yang disegani atau dituakan dalam masyarakatnya. Bisa juga orang tersebut adalah tokoh masyarakat.
d)      Ukuran ilmu pengetahuan
Tolok ukur pada jenis ini merupakan sebuah penghargaan pada warga masyarakat yang memiliki keilmuan dalam bidang tertentu. Namun terkadang bukan mengenai ilmu pengetahuan yang dijadikan tolok ukur, melainkan dalam hal titel atau gelar akademik. Hal tersebut berdampak pada terjadi kompetisi untuk memperoleh gelar akademik tanpa adanya upaya untuk menelaah ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Hal tersebut terjadi dikarenakan gelar akademik yang dimiliki seseorang merupakan simbol dari ilmu pengetahuan yang dipunyai oleh seseorang.
 
Diferensiasi Sosial dan Stratifkasi Sosial
2.      Jelaskan Perbedaan diferensiasi sosial dengan stratifikasi sosial!
Secara simpel perbedaan stratifikasi sosial dengan diferensiasi sosial adalah:
stratifikasi sosial adalah pembedaan warga masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat ( bawah, tengah, atas ). maksudnya : diwarga masyarakat terdapat perbedaan kepemilikan ukuran pelapisan sosial.Warga masyarakat yang kaya maka ditempatkan di stata paling atas. dan sebaliknya. diferensiasi sosial: pembedaan/pengelompokan warga masyarakat ke dalam kelompok-kelompok sosial secara sejajar/horizontal. maksudnya: di masyarakat terdapat warga, bila dikelompokkan sesuai dengan identitas kelompoknya akan terlihat adanya perbedaan ciri kelompoknya, Antarkelompok satu dengan yang lain tidak ada perbedaan tinggi rendahnya stratanya. misal: kelompok yang didasarkan agama, ada kelompok agama Islam, Nasrani, Hindu dll.

3.      Jelaskan Dampak Positif dan Dampak Negatif Stratifikasi Sosial!
a)      Dampak positif dari stratifikasi social
Dengan adanya stratifikasi social, Pengaruh baik yang akan dibawa adalah motivasi, yaitu adanya dorongan baik dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk mengejar ketinggalan, untuk melakukan mobilitas sosial sehingga dia bisa menduduk status sosial yang pantas. Selain itu pengaruh baik dari stratifikasi sosial adalah perubahan sosial menuju arah yang lebih baik dapat berlangsung lebih cepat dikarenakan telah adanya motivasi untuk memperbaiki hidup. dimana akan semakin tercipta sumber daya manusia yang berkualitas.
Kemudian dengan adanya strafikasi sosial maka setiap orang telah memiliki peranan sendiri sehingga sudah sadar akan hak dan kewajiban masing-masing sehingga tidak terjadi pencampuran peranan sosial dan terciptanya ketertiban sosial.

b)      Dampak negatif dari stratifikasi social
Pengaruh buruk dari stratifikasi sosial ini adalah munculnya eksklusivitas dimana eksklusivitas adalah cara pandang yang menganggap diri sendiri sebagai sosok yang terbaik dan spesial sehingga cenderung menganggap remeh orang lain, sikap ini dapat kita lihat dimana muculnya golongan elit
Pengaruh buruk lainnya dari stratifikasi sosial ini adalah munculnya sikap etnosentrisme yang dipahami sebagai mengagungkan kelompok sendiri dapat terjadi dalam stratifikasi social yang ada dalam masyarakat. Mereka yang berada dalam stratifikasi social atas akan menganggap dirinya adalah kelompok yang paling baik dan menganggap rendah dan kurang bermartabat kepada mereka yang berada pada stratifikasi social rendah.

4.      Jelaskan Sifat-sifat stratifiaksi sosial bentuk dan contohnya!
A.     Stratifikasi Sosial Terbuka (open social stratiļ¬cation)
Stratifikasi sosial terbuka adalah sebuah sistem stratifikasi yang tidak tetap dan memungkinkan setiap anggota masyarakat untuk merubah kelas sosialnya. Hal ini berdampak pada timbulnya kompetisi antara individu untuk meningkatkan kelas dan status sosialnya.

Dalam stratifikasi model ini juga tidak ada kelas ataupun status sosial yang tetap. Seorang anak gubernur tidak menjamin dirinya akan menjadi gubernur seperti ayahnya. Sebaliknya, seorang anak petani suatu saat nanti sangat mungkin untuk menjadi seorang gubernur.

B.     Stratifikasi Sosial Tertutup  (closed social stratiļ¬cation)
Merupakan stratifikasi yang lebih bersifat tetap dan sukar berubah. Stratifikasi jenis ini hampir-hampir tidak memberikan ruang kepada anggota masyarakat untuk merubak kelas sosialnya. Hal ini disebabkan karena kelas sosial dalam masyarakat yang menerapkan sistem ini didapatkan dengan jalan kelahiran dan keturunan semata.
Jenis stratifikasi seperti ini dapat kita temukan dalam sistem kasta yang diberlakukan seperti di negara India. Dalam masyarakat yang menganut kasta seorang bangsawan sudah pasti akan melahirkan bangsawan dan seorang rakyat jelata akan melahirkan rakyat jelata pula.
Sistem kasta di India memiliki beberapa ciri berikut:
                               a.      Kelas sosial pada kasta diperoleh karena keturunan
                               b.      Kelas sosial yang diwariskan berlaku seumur hidup (kecuali jika dikeluarkan)
                               c.      Pernikahan berlangsung antara pasangan yang sekasta
                               d.      Hubungan dengan kasta lain terbatas
                               e.      Kedudukan terikat dengan kasta
                                f.      Masyarakat memperhatikan norma-norma tertentu sesuai kasta

C.     Stratifikasi Sosial Campuran
Dalam sistem sosial ini masyarakat tidak terpatok pada sistim stratifikasi terbuka dan tertutup. Ada sebagian masyarakat yang menerapkan stratifikasi tertutup namun ada pula yang menggunakn sistem terbuka. Misalnya dalam sebuah masyarakat kedudukan sebagai kepala adat diharuskan diduki oleh kasta tertentu. Namun di lini pemerintahan lain seperti bidang perokonomian atau militernya dapat diduki siapa saja yang dianggap layak tanpa melihat dari kasta mana ia berasal.

5.      Jelaskan Cara-cara memperoleh status sosial!
Cara-cara memperoleh status atau kedudukan adalah sbb:
a.       Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Status ini sudah diperoleh sejak lahir. Contoh: Jenis kelamin, gelar kebangsawanan, keturunan, dsb.
b.       Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja.
Contoh: kedudukan yang diperoleh melalui pendidikan guru, dokter, insinyur, gubernur, camat, ketua OSIS dsb.

c.        Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain, atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhan masyarakat.  Contoh: gelar kepahlawanan, gelar pelajar teladan, penganugerahan Kalpataru dsb.

3 Responses to "Soal dan Jawaban Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

wdcfawqafwef